Wah nggak kerasa ya sekarang udah masuk semester kedua perkuliahan. Berarti sudah lepas masa ku jadi anak maba hehew... Setelah setahun kemarin (kelas 12) fokus masuk ptn akhirnya lega nih menjalani masa-masa menjadi mahasiswa😃. Setelah menjadi mahasiswa, Alhamdulillah aku dapat temen sekelas yang bisa memudahkanku beradaptasi dengan lingkungan anak IPS (aku baru tau lho trnyta anak IPS tuh, jago debat wkw).
Setiap pertemuan pasti ada perpisahan:( di semester dua ini aku dan temen-temen sekelas yang dulu bakal nggak sekelas lagi, akhirnya kita membuat plan buat holiday bareng😁 gatau kenapa ya, dikelasku tuh kalo mau ada acara sekelas atau apa selalu di plan mateng-mateng meskipun masih ada 2 bulan lagi. setelah debat dan survei sana sini, kita memutuskan pergi ke Pantai Teluk Asmara, Malang Selatan.
Buat kalian-kalian yang suka pergi touring ke pantai, pasti udah tau dong deretan pantai yang sangat awesome di Malang Selatan. Pantai teluk Asmoro ada dideretan pantai Goa Cina, Balekambang, Ngeliyep dan sebagainya. Pantai Teluk Asmoro termasuk pantai yang baru dikelola sama pemerintah daerah, terbukti dari kondisi jalan yang masih dalam proses perbaikan. Banyak orang bilang kalau Pantai Teluk Asmoro adalah replika dari Raja Ampat di Malang. Memang tidak mirip sekali dengan Raja Ampat, but the beach is so beautiful. Air nya gwelaaa.... bening banget cuy. Rasanya kurang kalau ngomongin pantai kalau nggak membahas gelombang ombaknya. Kalau kalian lihat di peta, Malang Selatan kan ada di bagian selatan Jawa dan langsung ke Samudra Hindia. Nah kalau kata temenku Malang Selatan ombak pantai nya sedikit nakutin, tapi kalo Pantai ini ombak nya itu gede tapi nggak terlalu bikin wow, gimana ya jelasinnya. Ombaknya nggak bikin bahaya gitulho maksudnya, mungkin karena ada penghalang pulau ditengah pantai kali ya mangkannya sampai di pesisir pantai ombaknya nggak gede-gede amat.
Kita berangkat sabtu pagi sampai di lokasi jam 2 siang. Jalan menuju lokasi sudah bagus, kondisi jalan beraspal dua jalur. Didepan pantai sudah tertata seperti gate gitu ya, jadi terlihat bagus, ada tulisan "Selamat Datang di Pantai Teluk Asmoro". Setelah masuk gate kita melewati jalan bukit-bukit kecil dan hantaran sawah yang hijau akan kita temui gate masuk dengan per orang 10 ribu, dan parkir mobil 15 ribu. Tempat parkir masih belum diaspal atau masih kondisi berlumpur, tetapi sudah tertata tempat parkir motor dan mobil. Dari tempat parkir kita berjalan lagi seperti menaiki bukit, dan setelah itu kita bisa lihat pulau-pulau kecil di tengah menuju pantai. Setelah tiba di pantai kita bermain air sebentar dan segera mendirikan tenda karena mendung sudah mulai terlihat.
Kita mendirikan 3 tenda dan segala keperluan camping.
Setelah petang tiba kita menyiapkan makan malam yang dibawa oleh salah satu teman kita, Aulia dan Zulfiyah. Kita makan ayam goreng, nasi, dan sate. Nikmatnya makan dengan lampu solar, ditambah gerimis dan suara deburan ombak tidak membuat kita berdiam diri di tenda. setelah makan malam selesai, kita berbincang santai sampai hujan rintik yang sedikit deras membuyarkan acara malam. akhirnya aku dan teman-teman kembali ketenda. Dan beberapa anak cowok bakar sisa sate tadi dan buat roti bakar, dengan kompor portable. Akhirnya para Calon Istri Idaman (sebutan cewek squad) keluar untuk makan-makan dibawah teduhan tenda.
Akhirnya satu persatu meninggalkan bakar-bakar dan segera tidur, karena udara menjadi lumayan dingin. Aku tidur lumayan nyenyak sih, karena sleeping bag nya nyaman sekalee hehehe. Aku terbangun sekitar jam 1-2 dini hari, dan sudah tidak hujan lagi. Aku memutuskan keluar dari tenda dan jalan-jalan keliling. Para pengunjung pantai mulai banyak dan tenda-tenda yang sebelumnya tidak ada kini memenuhi bibir pantai. Aku duduk duduk menghadap pantai dengan salah satu temanku, wida.
Sedang yang lain tidur pulas aku mengambil matras yang kotor karena pasir pantai dan berniat untuk membersihkannya di pantai. Akhirnya aku berjalan ke pinggir pantai dan mulai memasukan matrasnya, karena tidak ada pencahayaan aku tidak sadar kalau ada ombak didepanku, karena tidak siap aku melepas matras yang kupegang. Aku berencana mengambil nya, tetapi wida melarang ku mengambil matras. Aku sangat panik waktu itu karena matras tersebut adalah matras sewa. Akhirnya aku membangunkan temanku Rafi' karena kurasa ia mempunyai kaki yang panjang. Saat kubangunkan, ternyata dia susah sekali bangun, mungkin karena kecapekan ya jadi susah mau bangun. Dengan usahaku membangunkannya akhirnya Rafi' mau bangun. Setelah kumintai tolong ternyata ia masih belum sadar sepenuhnya. Ia akhirnya kembali ke tenda, melanjutkan tidurnya. Aku tidak bisa bilang apa-apa, dan membiarkannya tidur kembali. Aku dan wida akhirnya kembali juga ke tenda dan membiarkan matras itu terombang-ambing di laut.
Keesokan pagi nya aku terbangun ketika langit sudah terang. Aku keluar tenda dan teman-temanku sudah siap-siap masak sarapan. Ada juga yang foto-foto, karena langit cerah sekali, tidak seperti saat sore kemarin kita datang. Sarapan dengan alam membuat kita lebih fresh dari udara perkotaan dan berfoto ria selagi cuaca sangat mendukung. Terima kasih teman-teman Ilmu Ekonomi C sudah ngasih pengalaman yang bisa kita kenang. Semoga kalian sukses selalu ya.... SEE U ON TOP :)))
Ini maksudku gate
Ini foto mode panorama
Jadi sebelum bibir pantai, ada tempat bisa buat camping, gitu.
Nah ini diambil dari tempat Hamock tadi.
Semoga kalian yang mau rekreasi kesini tetap menjaga kebersihan yaa





Tidak ada komentar:
Posting Komentar